Hal Yang Indah Dalam Hidup Adalah Hal2 Yang Kita Lakukan dan Perbuat,, Tapi Bukan Hal Yang Harus !!! ...
DI ALAMLAH KITA AKAN MENGETAHUI SEMUA APA2 YANG KITA LAKUKAN ...
Cikuray adalah gunung yang berada di kawasan Garut. Jawa Barat..Yang memiliki ketinggian 2821 meter di atas permukaan laut. Dan merupakan
gunung tertinggi ke empat di Jawa Barat setelah Gunung Gede.
Gunung
ini berada di perbatasan kecamatan Boyongbong, Cikajang dan Dayeuh
Manggung. Berada di dalam kawasan perkebunan teh PTPN VIII. Keindahan
Gunung ini karena barisan awan yang selalu berubah-ubah, visualisasi
dari Gunung Papandayan, dan juga melintasi indahnya perkebunan teh PTPN
VIII, memberikan suasana tersendiri dalam pendakian gunung ini.
Jumat, 07 maret 2014
Keriuhan terminal bus Antar Kota Antar Provinsi Kampung Rambutan,
kembali mengisi perjalanan kami. Kali ini, perjalanan kami bergerak
menuju Selatan Jawa Barat, kota yang dikenal dengan nama Kota Garut.
Kali ini saya menuju Cikuray, gunung yang dapat menjadi salah satu
alternatif pendakian apabila Gunung Gede Pangrango, ditutup karena
jadwal konservasi tanaman selama tiga bulan.
Kami berangkat Pukul 23. 00 WIB, Agar bisa beristirahat
untuk persiapan pendakian. Dalam perjalanan menuju Garut saya habiskan
dengan tidur. tapi ternyata ada keterlambatan dalam perjalanan sehingga kami tiba di Kota Garut pukul 04.50 bus tiba di Terminal
Guntur, Terminal Bus Antar Kota Kota Garut.
Sabtu, 08 maret 2014
Kedatangan kami bersamaan
dengan datangnya para pendaki lain yang ingin mendaki G.Guntur,G.Cikuray dan G. Papandayan..Segera kami beristirahat sejenak mencari warung terdekat, menikmati kopi dan pisang
goreng hangat ,kami mencari rombangan yang searah dengan pendakian kami G.Cikuray, Setelah menikmati kopi dan pisang goreng, saatnya memulai
perjalanan menuju Desa Cilawu, Garut.
Menaiki mobil Help carteran bersama rombongan lain dimulailah perjalanan kami. Menikmati keindahan alam Kota
Garut, satu jam perjalanan telah berlalu .Maka tibalah di Gerbang PTPN VIII, . Pos pertama untuk menuju Gunung Cikuray membayar registrasi sebesar Rp 3000/per org di pos sebelum Pemancar.
Pos Pemancar
Setelah perjalan yang tidak terlalu lama sampai lah kami di Pos Pemancar Pukul 06.30 (jam HP) dan kami memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil menikmati udara sejuk
Pukul 07.00 kami memulai perjalan dengan mendaftar ulang di Pos Pemancar dengan biaya seIKHLAS'y dan kami di bekali dengan 1 kantong Trasbag(kantung plastik untuk membawa sampah)
Berjalan perlahan di kawasan perkebunan teh, pelan namun pasti.
Menuruni lembah. Dan menaiki bukit. Dan selama perjalanan ini, para
pemetik teh. Dengan hangatnya menegurku, Indahnya pagi ini. Pelan
namun pasti, tibalah saya di kawasan perbatasan antara kebun teh dan
hutan. Menghabiskan waktu 1 jam perjalanan untuk tiba di kawasan ini.
Jalur pendakian mulai berubah, didominasi dengan akar-akar kayu dan
lumpur. Serta ditambah kemiringan jalur 45 derajat. Dimulailah
indahnya perjalanan menuju puncak. Pendakian di Gunung Cikuray ini,
mengharuskan kita menggunakan metode scrambling. Yaitu dengan
menggunakan tangan sebagai alat bantu. Dan metode ini akan terus di
gunakan sampai kita menuju puncak Cikuray. Cikuray memberikan tantangan
tersendiri bagi para penikmat alam bebas.
Perjalanan terasa begitu berat, track yang jarang bonus, tanjakan yang
terjal, ditambah kaki udah gak karuan keram dari paha kanan, ke paha
kiri, betis kanan kiri kena juga
Jangan takut berjalan LAMBAT saat mendaki tetapi takutlah ketika BERDIAM DIRI
Pelan namun pasti. Saya terus bergerak, meter demi meter. Setelah 4
jam berjalan. Maka tibalah di pos bayangan. Namun, saya kecewa dengan
pemandangan yang ada di depan mata. Banyak terdapat sampah, sampah
yang merupakan sisa dari pendaki pendaki sebelumnya ,Sungguh sangat
di sayangkan,Kenapa sampah ini tidak dibawa turun ?? ,
Beristirahat sembari menikmati cemilan yang kami bawa ...bersama teman baru di perjalan munuju Puncak Cikuray
Setelah beristirahat perjalanan kembali
dilanjutkan. Nanjak dan terus menanjak. Dan perjalanan semakin
menantang, karena asumsi saya akan puncak terus berubah. Karena jalur
pendakian yang menyusuri punggungan gunung. Perjalananpun terasa sangatlah terasa jauh dan hujanpun turun tidak disangka2 Tibalah kami di Pos 6 setelah beberapa jam perjalanan dan kami tidak bisa meneruskan perjalanan menuju puncak karna hujan dan awan badai mulai terbentuk ,kami sepakat untuk mendirikan tenda, masak lalu istirahat dan melanjutkan esok hari menuju puncak karna cuaca yang tidak memungkinkan untuk kami melanjutkan perjalanan ..
Malam harinya saatnya menikmati momen bersama kawan baru untuk saling bercerita,pengalaman dan berbagi
Minggu, 09 maret 2014
Keesokan harinya ... kami agak kesiangan setelah semalam di guyur hujan yang sangat deras hingga tenda kami pun di penuhi oleh jeblokan tanah ,Pukul 06.00 waktu setempat kami bergegas menyiapkan perbekalan menuju puncak dan melanjutkan perjalan menuju puncak,dan di pos 6 pun sudah banyak tenda berdiri tanpa ada jarak untuk dilewatkan oleh pendaki yang mau lewat menuju puncak..
Jejakku di ketinggian gunung,Langkah ku di kerendahan hati
Setelah kurang lebih 1 jam kami tiba dipuncak yang ingin kami tuju kemarin yaitu Puncak Cikuray 2821 Mdpl ,walaupun kami tak mendapatkan sunrise dan hanya background gumpalan kabut tebal tapi bukan itu yang kami cari di puncak sana ...
Berbagi waktu dengan alam karna kau akan tahu siapa dirimu yang sebenarnya ...
Tetaplah menjadi seorang yang kecil meskipun berada di puncak tertinggi
Menghargai Alam mencintai Alam melestarikan alam dan bersahabat dengan Alam
Untuk seorang sahabat ,aku tidak pernah berniat untuk menaklukan gunung,mendaki hanyalah bentuk kecil pengabdian ku kepada Sang Pencipta yang tlah ciptakan karya2 indahNYA
Bangsa yang besar adalah bangsa yang sehat tubuh dan pikiran para pemuda pemudinya karna tidak mungkin menyelesaikan tidak mungkin menyelesaikan suatu masalah dengan tubuh dan pikiran yang kotor dan tidak bersih ... karna itu kami selalu mendaki gunung...
Do no comment on the ride up the Mountain if the Mountain
Hei !! haris nama kau udeh nyampe di puncak cikuray ..
Menikmati indahnya dipuncak sana dengan awan dan kabut yang tebal.. Pemandangan yang sangat indah oleh
karena itu lah Cikuray dikatakan House In The Clouds. Karena barisan
awan yang selalu dengan berubah, ingin rasanya saya tidur di barisan
awan yang seakan akan memanggil kita untuk menjejakkan kaki di sana.
Setelah puasnya menikmati indahnya alam. Saatnya kami kembali turun menuju Pos 6 dimana kami mendirikan tenda untuk packing menuju pemancar
Kembali menikmati damainya perkebunan teh dan kembali ke kota. Sembari terus bersyukur ... Sang Pencipta memberikan alam yang indah bagi negeri Ku ini.
Memperkenalkan :
Anas Zakaria
dan gw sendiri
Salam Lestari .. Maaf klo ada salah dalam penulisan ..
Note :
- Untuk pendakian, disarankan membawa air yang cukup. Karena di gunung ini mata airnya susah dijangkau..
- Hati hati pada saat turun, karena ada banyaknya cabang akar pohon
- Bawa jaket dan ponco. Karena di kawasan gunung ini, cuaca sangat gampang berubah.
- Bawa kembali sampah turun dan jangan sekali kali menebang pohon. Karena kawasan hutan di gunung ini masih rapat. Jagalah keasrian Alam ini.











































